Kamis, 08 Desember 2016

KOSAKATA halm. 2

ピンポン   pinpon   bola pingpong
バレーボール   bare-bo-ru   volleyball/bola voli
バドミントン   badominton  badminton
バスケットボール    basuketto bo-ru   basketball
からて  karate   karate
シラット siratto   pencaksilat
すいえい   suieu   renang
テニス   tenisu   tenis lapang
やきゅう   yakyuu   baseball
ジョギング   jyoginggu   joging



*cara baca

Hal Yang Disukai すきなもの

Yang Paling Disukai

KB kelompok benda +のなかで +KB bendaがいちばんすきです

(+)スポーツのなかでばどみんとんがいちばんすきです。
dari semua olahraga,saya paling suka badminton

(+)どうぶつのなかでねこがいちばんすきです。
dari semua binatang saya paling suka kucing

untuk menanyakan hal yang paling disukai :
(?)どうぶつのなかでなにがいちばんすきですか
diantara jenis binatang,mana yang paling kamu sukai?

Hal Yang Disukai すきなもの (halm.2)

Hal Yang Disukai すきなもの



KB orang+ は+KB hal+がすきです。
わたしはスポーツがすきです
saya suka berolahraga

(?) あなたはスポーツがすきですか。
apakah kamu suka olahraga?

untuk menjawab soal di atas, bisa menggunakan kalimat berikut :

jika senang berolahraga
(+) はい、すきです。
ya, saya suka berolahraga

jika tidak senang berolahraga, maka bisa dijawab:
いいえ、あまりすきではありません。
tidak, saya agak tidak suka olahraga

いいえ、すきではありません。
tidak, saya tidak senang olahraga


Untuk menanyakan hal yang lebih rinci, bisa menggunakan kata どんな [yang seperti apa]
(?) どんなスポーツがすきですか。
olahraga seperti apa yang kamu sukai?

バドミントンがすきです。
(+) saya suka badminton

Selasa, 06 Desember 2016

Huruf Hiragana

Huruf hiragana adalah huruf dasar untuk belajar bahasa Jepang, dulunya dikenal sebagai onna de (女手) atau 'tulisan wanita' karena biasanya digunakan oleh kaum wanita, namun semenjak abad ke 10 masehi, huruf hiragana mulai digunakan secara umum.

Fungsi huruf Hiragana


Huruf Hiragana memiliki 3 fungsi dasar yaitu ;

  • membentuk imbuhan dalam kalimat (disebut “okurigana”)
  • menjelaskan bacaan kanji (disebut “furigana”)
  • menuliskan partikel dan honorific

Berikut penjelasan dari 3 fungsi tersebut,

Huruf Hiragana sebagai Okurigana.


Okurigana 送り仮名 , berarti kata yang mengikuti, dalam fungsi ini, huruf hiragana ditulis mengikuti huruf kanji, untuk menjelaskan arti dari kanji tersebut.

Kita ambil contoh dari huruf kanji 上 (atas), yang akan berubah artinya jika di ikuti oleh huruf hiragana , menjadi ;

上がる (agaru)
"memanjat/menyelesaikan", 上 dibaca "a"


上る (noboru)
"memanjat/naik", 上 dibaca "nobo"

Huruf Hiragana sebagai Furigana

Furigana 振り仮名 , pada fungsi ini huruf hiragana ditulis mengikuti huruf kanji untuk menjelaskan pelafalan, jika dalam tulisan mendatar, atau disebut yokogaki, huruf hiragana ditulis di atas huruf kanji, sedangkan pada tulisan menurun atau tategaki, huruf hiragana terletak di samping huruf kanji.

furigana
img src {http://sora9n.wordpress.com/2008/12/12/mengenal-huruf-kana-1-hiragana/}

Fungsi hiragana sebagai furigana ini biasanya banyak kita temui dalam bacaan anak anak, di mana anak anak belum terlalu mengenal huruf kanji.

Furigana juga sering ditulis di papan nama stasiun kereta api selain huruf romanji, untuk membantu cara membaca nama stasiun tersebut. Selain itu, furigana dipakai dalam peta untuk membantu pelafalan nama-nama tempat yang tidak umum.


Hiragana untuk menulis partikel dan Honorific

Semua partikel dalam bahasa Jepang ditulis menggunakan huruf hiragana,penjelasannya akan saya bahas di posting saya mengenai partikel dalam bahasa Jepang.

Honorific, atau penyebutan perorangan, juga ditulis dengan huruf hiragana, contohnya seperti menulis san, kun, chan, dan tan. Untuk mengenal fungsi honorific ini, silahkan anda baca cara memanggil nama dalam bahasa Jepang.

Sebenarnya, masih sangat panjang penjelasan mengenai huruf hiragana ini, namun ada baiknya saat ini anda mempelajari tentang huruf hiragana dengan membuka posting saya yang berjudul daftar huruf hiragana.





http://hikansakura.blogspot.co.id/2012/11/fungsi-huruf-hiragana.html

Festival Bulan Desember di Jepang

Sebagai negara yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan, Jepang tidak hanya menyajikan pemandangan yang indah, dan kemajuan teknologinya, tetapi juga dari segi budayanya yang tetap dipertahankan sangat menarik untuk dilihat. Kebudayaan Jepang bisa kamu lihat dengan diadakannya berbagai macam festival sepanjang tahun. Pada bulan Desember ini pun, ada banyak event dan festival yang diadakan di berbagai tempat di Jepang yang pastinya tidak boleh kamu lewatkan.
Chichibu Yomatsuri (Chichibu Night Festival)
2 – 3 Desember
Festival yang diadakan di Kuil Chichibu di Prefektur Saitama ini memiliki sejarah lebih dari 2000 tahun. Inilah satu dari 3 festival besar yang menggunakan Hikiyama (sebuah kendaraan/gerobak hias yang diangkut dalam pawai), selain Festival Gion di Kyoto dan Festival Takayama. Meskipun diadakan dari tanggal 2 Desember, atraksi utama dari festival tersebut ada pada hari terakhir festival, yaitu pada tanggal 3 Desember.
Salah satu yang paling menarik adalah melihat Hikiyama yang dihiasi oleh lentera yang sangat banyak, diiringi oleh musik dari drum dan flute, sekaligus melihat langit malam yang dipenuhi oleh pertunjukan kembang api selama 2 jam lebih. Kamu bisa menikmati pengalaman langka untuk menyaksikan pertunjukan kembang api di musim dingin. Atraksi ini berlangsung dari pukul 19:30 dan berakhir sekitar pukul 22:00. Oh iya, animo penonton di festival ini sangat besar, lho. Kamu sebaiknya bersiap-siap sejak beberapa jam sebelumnya untuk mendapatkan lokasi menonton yang bagus.
Oji Kumade Ichi (Bamboo Rake Festival)
6 Desember
Image source : www.gotokyo.org
Kumade adalah sapu pengeruk yang terbuat dari bambu yang biasa digunakan untuk menyapu daun atau butiran padi. Kumade dipercaya bisa memberikan keberuntungan dalam banyak hal mulai dari karir, kekayaan, keluarga dan lainnya dan setiap keberuntungan yang diinginkan akan membedakan ornamen yang dipasang di Kumade tersebut. Nah, festival Kumade yang diadakan di Kuil Oji ini sedikit berbeda karena diadakannya pada bulan Desember, dan bukan pada bulan November seperti di tempat lainnya. Banyak sekali Kumade yang menarik dan indah dengan berbagai macam ukuran dan benda yang dipasang pada Kumade tersebut.
Gishi-sai
14 Desember
Image source : www.triplelights.com
Gishi-sai adalah festival yang diadakan di Kuil Sengakuji, Tokyo, untuk menghormati 47 pengikut setia di Akoh. Festival ini dikenal juga sebagai festival Akoh Gishi-sai. Kalau kamu yang menyukai sastra Jepang, kisah 47 ronin pasti sudah failiar. Kisah ini berdasarkan kejadian nyata pada tahun 1703 ketika 47 pengikut membalas kematian tuan mereka dengan membunuh musuhnya. Meskipun ke-47 ronin tersebut banyak mendapat simpati atas tingginya loyalitas mereka terhadap tuannya, mereka tetap dijatuhi hukuman seppuku karena dianggap telah melakukan kesalahan.
Inti dari festival tersebut adalah parade arak-arakan dari 47 sukarelawan yang berpakaian ala samurai, lengkap dengan pedang panjang dan replika kepala yang melambangkan kepala Kira (musuh dari 47 ronin). Setelah berparade selama kurang lebih 3 jam, di Kuil Sengakuji juga terdapat berbagai macam keramaian seperti festival tradisional Jepang lainnya. Festival ini ditutup dengan berziarah ke makam ke-47 ronin berserta makam keluarga Asano.
Kasuga Wakamiya On-Matsuri  
15 – 18 Desember      
Festival Kasuga Wakamiya On-Matsuri merupakan salah satu dari banyaknya festival penting yang diadakan pada tanggal 15 – 18 Desember di Kuil Kasuga Wakamiya, Kota Nara. Meski berlangsung selama 4 hari, acara puncak dari festival ini adalah di tanggal 17. Ciri khas dari acara tahunan terbesar di Prefektur Nara ini adalah orang-orang berpakaian seperti Samurai beserta baju besi dan berbagai macam kostum lokal di jaman Heian atau abad ke-12.
Image source : http://mind42.com/
Tidak hanya itu, bermacam-macam tarian Shinto dan pertunjukan musik juga ditampilkan dalam festival ini, lho. Nah, pada tanggal 17 Desember, terdapat pertunjukan Kagura dan Bugaku. Kagura merupakan musik yang didedikasikan untuk para dewa, sedangkan Bugaku adalah pertunjukan musik dan tarian tradisional yang dulunya hanya dipertontonkan pada orang-orang elit kekaisaran. Inilah kesempatanmu untuk melihat berbagai jenis pertunjukan tradisional yang sangat jarang dilihat sehari-hari.
Hagoita Ichi
17 – 19 Desember
Image source : http://tadaimajp.com/
Hagoita Ichi adalah festival tradisional yang sudah dimulai sejak Periode Edo. Festival ini diadakan di kuil yang menjadi salah satu tempat wisata paling terkenal di Tokyo, Kuil Asakusa. Ada lebih dari 50 stand di area terbuka yang akan menjual hagoita yang sudah dihias, layangan dan berbagai pernak pernik tahun baru. Hagoita adalah semacam raket berbahan kayu berbentuk persegi panjang dengan pegangan yang digunakan untuk bermain hanetsuki, permainan seperti bulu tangkis. Ini merupakan permainan yang dimainkan pada Tahun Baru untuk menyambut musim semi.
Image source : http://tadaimajp.com/
Tetapi Hagoita yang dijual di festival Hagoita Ichi tidak digunakan untuk bermain hanetsuki. Karena  hagoita yang sudah dihias dipercaya bisa menjadi jimat keberuntungan. Festival ini selalu ramai oleh pengunjung. Festival ini dimulai pukul 10:00 – 22:00 waktu setempat.
Oga Namahage Festival
31 Desember
Image source : http://japoland.pl/
Festival Oga Namahage merupakan sebuah acara yang diadakan sejak jaman dulu di Prefektur Akita. Pada festival yang diadakan di malam tahun baru ini, sekelompok pemuda desa menyamar sebagai dewa yang tampak aneh dan menyeramkan yang disebut Namahage dan menakuti anak-anak. Mereka akan mengenakan topeng besar dan jas hujan jerami sambil memegang pisau kayu dan ember lalu pergi mengunjungi rumah-rumah di malam hari, menari bersama sambil berteriak aneh. Tujuan festival ini adalah agar anak-anak selalu sehat dan bebas dari sial.
Okera-Mairi Festival
31 Desember
Image source : http://japonismo.com/
Festival Okera-Mairi yang diadakan pada tanggal 21 Desember malam ini berada di Kuil Yasaka-jinja, Kyoto. Di festival ini, pengunjung akan menyaksikan api pembakaran akar tanaman herbal dan lentera di 2 tempat yang berbeda di sekitar kuil. Tanaman herbal tersebut diyakini bisa membuang energi-energi jahat tahun sebelumnya, dan juga untuk memberkati agar berumur panjang. Nah, bara api sisa bakaran tersebut biasanya akan diambil untuk dibawa ke rumah.


http://blog.his-travel.co.id/

Minggu, 04 Desember 2016

Ciri-ciri Umum Bahasa Jepang

Dalam mempeljari Bahasa Jepang, kita bisa menandai beberapa ciri umum yang ada dalam Bahasa Jepang, yaitu :

Jenis Kata
Dalam jenis kata bahasa jepang terdapat kata kerja, kata sifat, kata benda, kata keterangan, prtikel, dan kata penghubung.

Urutan Kata
Predikat selalu terletak pada akhir kalimat. Selain itu, dalam Bahasa Jepang kata yang diterangkan terletak dibelakang kata yang menerangkan. (MD)

Predikat


Partikel

Penghilangan

Jumat, 02 Desember 2016

Mengenal Huruf di Jepang

Huruf-huruf yang dipakai di Jepang ada 4 huruf, yaitu :

  1. Huruf Hiragana
  2. Huruf Katakana
  3. Huruf Kanji
  4. Huruf Romaji
Huruf Hiragana dan Katakana termasuk dalam jenis huruf KANA. Huruf ini yang sering dipakai dalam penulisan sehari-hari di Jepang.
perbedaan antara huruf hiragana dan katakana nanti bisa dilihat dari bentuk huruf, dan coretannya. sedangkan untuk fungsinya huruf Hiragana dipakai untuk menuliskan kosakata asli Jepang dan Katakana dipakai untuk menuliskan kosakata serapan atau bahasa asing (biasanya Bahasa Inggris).
sedangkan untuk huruf kanji yaitu huruf yang berasal dari China (diadopsi, disederhanakan). sehingga huruf kanji ini memiliki dua cara baca, yaitu cara baca Onyomi atau cara baca China, dan Kunyomi atau cara baca Jepang.